Minggu, 06 Desember 2009

AGRIBISNIS GULA AREN


Usaha gula aren di Indonesia memiliki prospek yang menjanjikan untuk dikembangkan. Ini dapat diketahui dari tingginya permintaan baik di dalam negeri maupun di luar negeri, khususnya untuk jenis gula semut, yang seringkali sulit dipenuhi. Berdasarkan survei, sebuah industri kecil dalam sebulan dapat memperoleh pesanan sebesar 15 – 25 ton. Pesanan tersebut sampai saat ini belum mampu dipenuhi akibat keterbatasan pasokan dan kurangnya modal. Terkait dengan permintaan dalam negeri, kebutuhan gula semut terbesar datang dari industri makanan dan obat yang tersebar di sekitar Tangerang. Sementara untuk pasar lokal, permintaan tertinggi terjadi pada saat dan menjelang bulan puasa Ramadhan. Sedangkan untuk permintaan ekspor, banyak datang dari Jerman, Swiss dan Jepang.

Selain itu, aren termasuk pohon serbaguna. Mirip kelapa karena hampir semua bagiannya bisa dimanfaatkan. Sebut saja mulai dari tandan bunga, buah, daun, batang, akar sampai ijuknya, dan yang dijadikan bahan baku gula cetak dan gula semut adalah tandan bunga jantan yang disadap niranya.

Keunggulan lain dari gula aren ini adalah merupakan produk sehat dan aman untuk dikonsumsi sehari-hari ketimbang gula pasir misalnya. "Kadar manisnya 80% lebih rendah dibandingkan dengan gula pasir.

Persaingan antar usaha gula aren di lokasi penelitian relatif masih rendah karena jumlah pengusaha gula aren tidak terlalu banyak. Dengan demikian, jumlah penawaran masih lebih rendah dibanding permintaannya, terutama pada saat permintaan tinggi yaitu pada bulan Ramadhan dan Idul Fitri, dimana pengusaha seringkali tidak mampu memenuhi permintaan pasar.

Harga gula aren ditentukan oleh musim, dimana musim hujan saat produksi nira melimpah harga turun, sebaliknya saat musim kemarau saat produksi nira sedang berkurang harga naik. Secara umum fluktuasi harga per kg untuk gula aren cetak berkisar antara Rp3000,- - Rp9000,-, sedangkan gula aren semut berkisar Rp7000,- - Rp.10.000,-.

Kendala pemasaran yang masih dihadapi oleh pengusaha dalam pemasaran produk gula aren, antara lain:

a. Kurangnya akses terhadap informasi pasar, terutama tentang harga, sehingga pengrajin sangat tergantung pada harga yang diberikan oleh pengumpul (posisi tawar pengrajin rendah).

b. Masyarakat masih kurang mengenal produk gula aren semut sebagai subtitusi gula pasir tebu.Hal ini menyebabkan gula aren semut lebih dikenal untuk keperluaan industri daripada untuk konsumsi. Padahal, peluang pasar untuk memenuhi kebutuhan pemanis pada pasar konsumsirelatif besar.

Kendala pemasaran tersebut akan hilang dengan berjalannya waktu dan berkembangnya pengetahuan masyarakat. Jadi bisnis gula aren mempunyai prospek yang menjanjikan, selain dari keuntungan materi dari sisi ekonomi, budidaya aren sebagai sumber bahan baku juga dapat memberikan fungsi lingkungan sebagai daerah hijau dari sisi ekologi.

2 komentar:

  1. Casinos in San Diego - Search for Casinos with Casino
    Casinos 마틴게일 전략 in San Diego · California · California · California · California · California · 스포츠분석 California · California · California · California 세븐 포커 · California mw88 · California 네이버룰렛

    BalasHapus
  2. Casino Review | Get the Expert Opinion of the Borgata Hotel Casino
    Borgata offers an exceptional casino experience. The casino 안성 출장마사지 is owned and operated 세종특별자치 출장샵 by Caesars Entertainment. It is 진주 출장마사지 the only casino in the Marina 아산 출장마사지 District. 파주 출장마사지 The

    BalasHapus